Jakarta, Profesionalnews.com – Menteri Kehutanan ,Raja Juli Antoni, mengatakan menghormati putusan Mahkama Kontitusi (mk) terkait posisi anggota Polri di intansi lain. Kendati, dia mengaku kehadiran polisi di Kemenhut sangat membantu.

Saya menghormati keputusan MK. Kalau saya ditanya secara pribadi sebagai pemimpin di Kementerian Kehutanan, kehadiran unsur kepolisian di Kemenhut sangat membantu, ungkap Menteri Raja Juli dalam keterangan tertulis, Selasa (18/11/25).
Dikatakan, salah satu posisi diisi anggota Polri adalah Irjen Kemenhut, Djoko Poerwanto. Keberadaan polisi membantu pengawasan internal Kemenhut.
“Irjen kebetulan dari polisi sangat membantu pengawasan internal dan untuk perbaikan tata kelola (good governance). Stafsus saya juga dari polisi benar-benar membantu untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.
Ditegaskan, posisi anggota Polri di Kemenhut adalah kebutuhan. Sebab, dengan ada anggota Polri kerja di Kemenhut sangat terbantu di bidang internal, perbaikan tata kelola dan antisipasi Karhutla.
“Faktanya, saya mengirim surat ke Kapolri meminta beliau menugaskan orang terbaiknya untuk membantu saya melaksanakan tugas yang tidak mudah itu, terangnya. (Red)
