Jakarta, Profesionslnews.com – Berdasarkan laporan lapangan, tim melaksanakan pengecekan perlengkapan dan pemantauan tinggi muka air di sejumlah titik rawan genangan. Pukul 19.30 WIB, Tim SAR tiba di Pintu Air Pondok Karya dan berkoordinasi dengan BPBD DKI Jakarta, Dinas Sosial serta unsur Sumber Daya Air Jakarta Selatan. Kondisi area sempat tergenang air setinggi kurang lebih 80 cm dengan arus sedang.

Menjelang pukul 20.00 WIB, situasi di kawasan Perumahan Pondok Karya mulai membaik seiring menurun intensitas hujan. Pada kesempatan itu, tim membantu warga yang terdampak dan mengevakuasi beberapa warga yang butuh pendampingan ke lokasi lebih aman.
Selain Yon A Por, respons serupa secara serentak dilakukan di lokasi berbeda, diantaranya tim SAR dari Yon B Por bergerak di wilayah Cipinang Bali dan Kali Cipinang Muara untuk pengecekan debit air dan memastikan tidak ada warga yang terjebak banjir.
Tim SAR Yon C Por turut melakukan monitoring situasi banjir di kawasan Situ Sasak pamulang, sementara Yon D Por melaksanakan pengecekan potensi luapan air di sekitar aliran Kali Jababeka, Cikarang.
Den Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya (pmj) juga ke lokasi terdampak di kawasan Kemang – Prapanca guna memastikan kondisi lingkungan aman serta siap merespons bila terjadi keadaan darurat.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., menegaskan kesiapsiagaan dan kecepatan bertindak merupakan prioritas dalam menghadapi potensi banjir di wilayah ibu kota. Ia menuturkan kehadiran personel di lapangan harus mampu memberi rasa aman serta memastikan setiap perkembangan situasi tertangani secara cepat dan tepat.
Tingkatkan pemantauan, pastikan kesiapan sarana prasarana dan koordinasi dengan instansi terkait. Kehadiran Brimob harus memberikan rasa aman bagi masyarakat, ucapnya.
Upaya ini merupakan bagian dari implementasi program KMJ “Jaga Jakarta”, yang menekankan respons cepat dan kolaborasi lintas instansi dalam menjaga keamanan, keselamatan serta ketertiban ibu kota.
Brimob PMJ memastikan akan terus siaga dan hadir di titik-titik rawan banjir untuk mendukung pemerintah daerah menjaga keselamatan warga. Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melapor bila butuh bantuan. (Niko)
