Bogor, Profesionsl -Pemerintah Kota Bekasi menegaskan komitmen untuk mendukung Program Strategis Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di kegiatan Konsolidasi Regional untuk Sukses Program MBG di wilayah.

Itu disampaikan Wakil Wali Kota Bekasi saat menghadiri Konsolidasi Regional Untuk Peningkatan Tata Kelola MBG Jabar, DKJ, Banten, di Sentul Bogor. Senin (13/20/2025)
Rapat Konsolidasi Regional ini, dihadiri oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, dan para pemimpin daerah di Jabar, Banten, DKJ. Selain itu, juga hadir Ketua Satgas MBG Kabupaten/Kota, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dan Ahli Gizi, untuk memperkuat koordinasi lintas sektor guna terujud program nasional dimaksud.
Kepala BGN Prof Dadan Hindayana mengatakan pentingnya aspek keamanan pangan dalam pelaksanaan MBG.
“Seluruh SPPG wajib memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang diterbitkan oleh dinas kesehatan kabupaten/kota. Ini menjadi dasar bahwa setiap makanan yang disajikan aman, higienis, dan layak konsumsi,” kata Dadan.

Ia mengungkapkan bahwa BGN bekerja sama dengan BPOM akan memperketat pengawasan ke seluruh dapur operasional MBG, agar program tidak hanya bermanfaat secara gizi tetapi aman bagi kesehatan anak-anak penerima manfaat.

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Kota Bekasi siap mengimplementasikan program MBG sesuai standar nasional.
Selain berfokus pada peningkatan gizi masyarakat, Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen memaksimalkan manfaat ekonomi dari program ini bagi masyarakat lokal.
“Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya soal memberi makan, juga menggerakkan ekonomi masyarakat. Dari bahan pangan, tenaga dapur, hingga pelibatan UMKM lokal menjadi bagian dari rantai manfaat yang nyata,” ujarnya.
Program MBG yang dilaksanakan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas wilayah melalui optimalisasi lahan dan sumber daya lokal, membuka lapangan kerja baru terutama bagi masyarakat yang terlibat di dapur SPPG, serta menguatkan UMKM daerah sebagai penyedia bahan baku makanan bergizi.
Ia menambahkan, ini merupakan investasi besar untuk masa depan bangsa, melalui sinergi antara Pemerintah daerah, BGN, dan seluruh pihak yang terlibat. Dengan harapan semua anak khususnya di Kota Bekasi dapat tumbuh sehat, cerdas, kuat dan ceria menuju Generasi Emas 2045.
“Ini adalah investasi besar untuk masa depan bangsa. Dengan sinergi seluruh pihak terkait, kami optimis setiap anak di Kota Bekasi akan tumbuh sehat, cerdas, kuat, dan ceria menuju Generasi Emas 2045″, terangnya.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh pemerintah daerah untuk menyatukan langkah dan strategi dalam pelaksanaan program MBG agar berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberi manfaat nyata bagi peningkatan gizi masyarakat, terutama anak-anak usia sekolah. (Red)
