Karena itu, kita tahun ini melaksanakan kegiatan Operasi Ketupat dari 13 Maret hingga 25 Maret, kata Sigit.
Ia memaparkan, tagline pada tahun ini adalah, ‘Mudik Aman dan Keluarga Bahagia’. Dalam pelaksanaannya, akan dikedepankan langkah preemptive dan preventive, penegakan hukum.
“Tentu kita upayakan seminimal mungkin hingga betul-betul jadi pelayanan kemanusiaan,” paparnya.
Diungkapkan, dalam struktur operasi juga sudah dibuat dan ada sedikit perubahan. Hingga Kaopsus yang dipimpin oleh Kakorlantas, betul-betul bisa mengendalikan seluruh jajaran pada saat harus mengambil satu keputusan-keputusan yang bersifat diskresi.
Dalam alam operasi ketupat sebanyak 161 ribu personel gabungan dikerahkan untuk memaksimalkan pengamanan serta pelayanan masyarakat ketika arus mudik dan balik Lebaran.
“Ada 161 ribu personel gabungan, terdiri dari Polri, kemudian TNI, instansi terkait, dan seluruh stakeholder. Ini tentunya kita harapkan betul-betul bisa bekerja sama dengan maksimal untuk keberhasilan di pelayanan arus mudik maupun arus balik,” ucap Kapolri. (Niko).
